Memperkokoh Rumah Perjuangan Rakyat Desa Pemayungan, Mempertahankan Wilayah Kelola Rakyat

Rumah Perjuangan Rakyat (RPR) merupakan sebuah inisiasi dari kelompok Perkumpulan Petani Pemayungan Mandiri (PPPM) sebagai tempat bertukar pikiran dan pengaduan jika terjadi tindakan kriminalisasi di tingkat tapak. Dengan memperhatikan kondisi dan pentingnya RPR bagi komunitas, PPPM menggunakan Pendanaan Langsung Nusantara Fund untuk renovasi RPR. Tujuannya adalah agar RPR dalam kondisi yang lebih layak untuk berkumpul, berdiskusi, pendidikan, dan melakukan aktivitas kolektif dalam mengatasi masalah yang dihadapi oleh komunitas, khususnya tindakan kriminalisasi yang menyasar masyarakat.

Renovasi ini dilakukan sepanjang bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. Tahap awal yakni penyediaan material bangunan, cukup sulit dan menyita waktu karena situasi medan yang dilalui cukup berat. Perjalanan pulang pergi memakan waktu 8 jam, karena akses jalan & jarak tempuh yang cukup jauh (termasuk menyeberangi sungai) serta kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Karena itu, untuk mempercepat pembangunan dan pengangkutan material ke lokasi pembangunan, proses konstruksi melibatkan 4 orang tukang yang dibantu dengan gotong royong anggota.

Tidak cukup sampai disitu, STT kemudian merasa perlu untuk membangun ruang kolektif sebagai wadah berbagai kegiatan pendidikan, ideologisasi, dan konsolidasi. Tempat inilah yang kemudian akan menjadi pusat pendidikan, diskusi, musyawarah, pemberdayaan perempuan, dan kegiatan-kegiatan bersama lainnya dalam mendorong dan memperbesar gerakan. Untuk tujuan ini, pada akhir tahun 2021, KPA Wilayah Jambi dan pengurus STT melakukan diskusi tentang rencana pembangunan Balai Pendidikan Reforma Agraria.

STT dan anggota serikat melakukan musyawarah lanjutan dan mencapai kata sepakat untuk lokasi pembangunan di wilayah Dusun Tanjung Bringin, Desa Lubukmandarsah. Dalam perencanaan pembangunan balai, juga disepakati pembagian peran kerja dan jalan alternatif yang harus ditempuh untuk membawa material bangunan mengingat situasi medan yang kurang bersahabat.

Namun, dengan kerja bersama anggota PPPM, masyarakat lokal, dan WALHI Jambi, pekerjaan renovasi dapat terlaksana dengan baik. Berikut renovasi fisik yang dilakukan:

  1. Proses renovasi dan penambahan ruang bagian teras bangunan sebagai ruang diskusi terbuka telah selesai. Dengan demikian, ruang teras kini lebih layak untuk diskusi dan pertemuan komunitas dengan jumlah yang lebih banyak.
  2. Pondasi rumah telah diperbaiki dan lebih kokoh dengan menggunakan bata dan cor lantai. Sebelumnya perbaikan bagian pondasi hanya direncanakan menggunakan papan atau kayu seluruhnya.
  3. Penambahan fasilitas Rumah Perjuangan rakyat berupa perlengkapan tulis, rak arsip, dan meja, serta fasilitas sumber listrik melalui panel surya untuk menunjang kelayakan dan kenyamanan aktivitas komunitas. Perbaikan fasilitas lainnya yakni penyediaan sarana persediaan air bersih dan MCK seperti tandon air beserta pipa dan septic tank.

Seluruh proses aktivitas dalam program ini telah memberikan pelajaran berharga bagi PPPM dan komunitas. Bahwa perlu membuat rencana antisipasi terhadap kendala dan kondisi lapangan yang tidak terduga dalam setiap perencanaan. Secara umum, pelaksanaan program semakin menguatkan hubungan komunitas dan meningkatkan kepercayaan diri anggota karena adanya dukungan dari luar akan inisiatif dan upaya yang mereka lakukan.

Penyebaran informasi tentang renovasi RPR membuat tingkat kepercayaan masyarakat Desa Pemayungan terhadap kelompok PPPM meningkat. Bahwa kelompok PPPM ini tidak hanya dibentuk untuk keuntungan kelompok internal, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Pemayungan, Jambi. Jika selama ini dalam menerima laporan dari masyarakat Desa Pemayungan terkait konflik yang dialami kelompok PPPM masih menumpang di rumah ketua RT 07, maka setelah dilakukannya renovasi RPR, PPPM beserta masyarakat Desa Pemayungan telah memiliki ruang bersama yang lebih memadai sebagai pusat pengaduan, tempat diskusi dan berbagi pengetahuan.

Pembangunan Rumah Perjuangan Rakyat ini sekaligus menegaskan eksistensi dan komitmen kelompok PPPM sebagai organisasi tani yang terus bertumbuh dan berkembang. Secara internal di tingkat kelompok, RPR juga memperkuat semangat dan moriil para anggota untuk terus maju bersama mencapai cita-cita organisasi dari kelompok PPPM.

TENTANG PROGRAM

Program:

Pengembangan Rumah Perjuangan Rakyat dalam Mempertahankan Wilayah Kelola Rakyat di Desa Pemayungan

Aktivitas:

Renovasi Rumah Perjuangan Rakyat

Lokasi:

Desa Pemayungan, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Pelaksanaan:

01 Desember 2022 s/d Januari 2023

Masyarakat Adat & Komunitas Lokal:

Perkumpulan Petani Pemayungan Mandiri (PPPM)

Keyword:

Kelompok Tani; Jambi; Wilayah Kelola Rakyat

Pendanaan Langsung

Rp. 35.000.000,-

Target Jangka Panjang Nusantara Fund:

Pembentukan pusat-pusat “Pendidikan Rakyat” yang berfungsi untuk merevitalisasi, memulihkan, berinovasi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kapasitas, kualitas pengetahuan dan keterampilan MAKL dalam mempertahankan, melindungi dan mengelola tanah, wilayah, dan sumber daya mereka.

Scroll to Top