PENDANAAN LANGSUNG MASYARAKAT ADAT DAN KOMUNITAS LOKAL DI INDONESIA

Inisiatif bersama
AMAN – KPA – WALHI

Nusantara Fund adalah komitmen dari tiga organisasi nasional, yakni: AMAN, KPA, dan WALHI atas berbagai upaya dan inisiatif dari Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal tingkat tapak (seperti Petani, Nelayan, Perempuan, Generasi Muda, dll) dalam memperjuangkan hak-hak dan meningkatkan kualitas hidup dengan tata kelola sumber daya alam, sumber agraria, dan lingkungan hidup yang mandiri, berkeadilan sosial dan berkelanjutan.

Mekanisme administratif yang diterapkan pada Pendanaan Langsung Nusantara Fund didesain sangat sederhana, namun tetap berpegang pada standar akuntabilitas untuk mempermudah akses. Dalam skema Pendanaan Langsung Nusantara Fund, penerima pendanaan langsung bukanlah objek program namun sebagai subjek kunci yang merancang dan mengimplementasikan upaya dan inisiatif dalam menjawab permasalahan, urgensi, kebutuhan, dan situasi unik masing-masing, sehingga pendanaan ini bermanfaat secara langsung hingga tingkat tapak.

Kunjungi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara di www.aman.or.id

Kunjungi Konsorsium Pembaruan Agraria di www.kpa.or.id

Kunjungi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia di www.walhi.or.id

VISI

Membangun mekanisme pendanaan langsung yang kuat untuk mendukung berbagai inisiatif Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal dalam memecahkan tantangan pengakuan hak tenurial, dan mengelola tanah, air, wilayah, lingkungan hidup dan sumber-sumber agraria lainnya.  

Serta meningkatkan kontribusi dalam pengurangan emisi terkait deforestasi dan degradasi hutan, meningkatkan stok karbon, dan mendorong ekonomi berbasis komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

PRINSIP UTAMA

berarti mendukung langsung inisiatif Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal dalam upaya mereka untuk mencegah kerusakan, melindungi dan memperbaiki lingkungan, tanah, hutan dan sumber daya.

berarti proses sederhana untuk mengakses dana dengan tetap berpegang pada standar akuntabilitas nasional dan internasional. Termasuk bantuan teknis penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas pelaporan teknis untuk memastikan akuntabilitas.

berarti pendanaan langsung merupakan sarana untuk mencapai penguatan semua pihak terkait, saling menguatkan antara lembaga pengelola dan penerima dana.

berarti dana lebih mudah diakses dari segi proses, kecepatan, penggunaan, pemantauan dan pelaporan. Keterikatan langsung antara Nusantara Fund dengan masyarakat penerima dana memungkinkan hal ini dilakukan.

transparan dalam hal penentuan prioritas sasaran, wilayah, keadaan darurat, penerima dana dan pelaksanaan proyek.

berarti setiap kegiatan harus berorientasi pada perlindungan, pemajuan dan pemenuhan kebebasan dasar dan hak asasi Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal serta Hak Asasi Manusia yang terkandung dalam Undang- Undang Hak Asasi Manusia dan Deklarasi PBB, baik sebagai individu maupun sebagai sebuah kelompok.

MISI

  • Mempromosikan dan menerapkan dukungan pendanaan langsung yang sederhana namun kuat untuk mendukung inisiatif Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal.
  • Mengembangkan kuantitas dan kualitas sumber daya individu/kelompok Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal di Indonesia.
  • Membangun dan memperkuat kekuatan kolektif ekonomi, sosial dan politik Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal di Indonesia.
  • Mendesak dan mengembalikan peran negara untuk mengakui dan melindungi Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal dalam mengurus lingkungan hidup, sumber daya alam dan agraria.
  • Menginisiasi kemandirian ekonomi melalui pengembangan dan pengelolaan beragam sumber daya untuk mencapai resiliensi pendanaan organisasi.

TARGET

TARGET 1  Peningkatan pemetaan Wilayah Adat, Wilayah Kelola Rakyat, dan Lokasi Prioritas Reforma Agraria dari yang saat ini telah dipetakan 20 juta hektar.

TARGET 2  Perlindungan, penguatan hak dan pengakuan wilayah adat seluas 7,8  juta hektar untuk mendapatkan perlindungan dan pengakuan dari pemerintah.

TARGET 3  Rehabilitasi dan restorasi 3,5 juta hektar wilayah MAKL.

TARGET 4  Terwujudnya berbagai model produksi, distribusi dan konsumsi yang berkeadilan dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip MAKL.

TARGET 5  Pembentukan pusat-pusat “Pendidikan Rakyat” yang berfungsi untuk merevitalisasi, memulihkan, berinovasi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kapasitas, kualitas pengetahuan dan keterampilan MAKL dalam mempertahankan, melindungi dan mengelola tanah, wilayah, dan sumber daya mereka.

Pencapaian target Nusantara Fund total akan berdampak langsung pada setidaknya 30 juta orang atau setidaknya 11% dari total penduduk Indonesia  dan berdampak pada 30 juta hektar hutan dan lahan atau 1/6 dari total luas daratan Indonesia.

Scroll to Top