Pendanaan Langsung Hibah Nusantara Fund – Pilot 30 – Pemetaan Partisipatif FNPB & Desa Nusantara Oki Sumsel_Pelatihan Pemetaan Partisipatif Model SLUP
Praktek lapangan pelatihan Pemetaan Partisipatif model SLUP di Desa Nusantara Sumatera Selatan ©FNPB/Walhi Sumsel
Pemetaan tata guna lahan Desa Nusantara diharapkan akan memberi masukan kritis faktual terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten atau kota melalui penjabaran kondisi dan bentuk pengelolaan wilayah yang telah ada dalam masyarakat, sekaligus menjadi pondasi dalam pembuatan perencanaan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Pemetaan tata guna lahan juga dapat memperkuat ekonomi masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan lahan pangan berkelanjutan yang unggul dan produktif sebagai formulasi perlindungan dari ancaman ekspansi industri ekstraktif yang menjadi sumber berbagai kerusakan lingkungan, krisis iklim dan konflik sosial.

Pemetaan Partisipatif Model Sustainable Land Use Planning di Desa Nusantara Sumatera Selatan

bagikan:

Forum Petani Nusantara Bersatu (FPNB) dengan asistensi dari WALHI Sumatera Selatan mengakses dan menggunakan Pendanaan Langsung Nusantara Fund untuk kegiatan pemetaan partisipatif di Desa Nusantara, Kec. Air Sugihan Kab. Ogan Komering Ilir Prov. Sumatera Selatan. Pemetaan tata guna lahan Desa Nusantara diharapkan akan memberi masukan kritis faktual terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten atau kota melalui penjabaran kondisi dan bentuk pengelolaan wilayah yang telah ada dalam masyarakat, sekaligus menjadi pondasi dalam pembuatan perencanaan yang berkeadilan dan berkelanjutan. 

Pemetaan tata guna lahan Desa Nusantara diharapkan akan memberi masukan kritis faktual terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten atau kota melalui penjabaran kondisi dan bentuk pengelolaan wilayah yang telah ada dalam masyarakat, sekaligus menjadi pondasi dalam pembuatan perencanaan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Rangkaian kegiatan berlangsung dari tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan 26 Januari 2023. 

Proses pemetaan dilakukan dalam 6 sub kegiatan: (1) Temu kampung; (2) Pelatihan pemetaan partisipatif bagi anggota FPNB; (3) Pengambilan titik koordinat; (4) Layout; (5) Verifikasi; dan (6) Verifikasi lanjutan/penyerahan peta.

Model pemetaan partisipatif yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Sustainable Land Use Planning (SLUP), yakni model perencanaan wilayah berbasis komunitas dalam upaya mendorong keadilan hak atas ruang dan perencanaan tata guna lahan masyarakat, dimana masyarakat adat atau komunitas lokal adalah pelaku utama dalam perencanaan.

Pemetaan tata guna lahan Desa Nusantara dapat memperkuat ekonomi masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan lahan pangan berkelanjutan yang unggul dan produktif namun tetap berorientasi pada pemulihan ekosistem sekaligus sebagai formulasi perlindungan dari ancaman ekspansi industri ekstraktif yang menjadi sumber berbagai kerusakan lingkungan, krisis iklim dan konflik sosial.

Kegiatan diawali dengan kegiatan temu kampung dimana Forum Petani Nusantara Bersatu bersama masyarakat Desa Nusantara berdiskusi dan bersinergi untuk menentukan perencanaan pemetaan dan secara aktif terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Dalam temu kampung juga dipaparkan mengenai bentuk dan tujuan pemetaan, pembentukan tim kerja/pelaksana,  pembuatan timeline kegiatan.

Peserta pelatihan pemetaan partisipatif merupakan anggota 22 orang anggota FPNB yang sekaligus menjadi tim yang melakukan pemetaan. Pemetaan/pengambilan titik koordinat oleh tim pemetaan mencakup batas-batas desa, fasilitas umum, pemukiman, lahan pertanian, dll.  Selanjutnya, proses layout dari data yang sudah diambil tim pemetaan. Hasil layout data pemetaan selanjutnya diverifikasi. Peta sebagai hasil akhir dari proses pemetaan diserahkan oleh Forum Petani Nusantara Bersatu kepada pemerintah Desa Nusantara.

Tantangan yang cukup berat dihadapi dalam kegiatan pemetaan ini adalah kondisi cuaca karena musim hujan, sehingga banyak jalan desa yang sulit dilewati dan jaringan komunikasi yang sangat terbatas. Namun, dari kerja keras seluruh tim dan fasilitator bersama WALHI Sumatera Selatan, seluruh proses kegiatan berhasil dilaksanakan dan memperoleh capaian penting yakni tersedianya Peta Desa Nusantara berupa Peta Administratif dan Peta Tata Guna lahan yang diserahkan oleh FPNB dan diterima oleh Kepala Desa Nusantara.

Kegiatan secara langsung menumbuhkan partispasi dan kerjasama anggota dan komunitas dengan curahan tenaga dan waktunya untuk menyukseskan pemetaan partisipatif. Kegiatan ini juga memberikan pengetahuan dan penerapan pelatihan bagi anggota FPNB dan masyarakat desa tentang proses membuat peta desa. Dengan demikian, hasil pemetaan partisipatif ini membuat masyarakat lebih mengetahui potret wilayah Desa Nusantara secara administratif dan tata guna lahannya.

TENTANG PROGRAM

Program:

Pemetaan Partisipatif Model Sustainable Land Use Planning

Aktivitas:

Pelatihan pemetaan partisipatif dan Pembuatan peta Desa Nusantara  (Administratif & Tata Guna Lahan)

Lokasi:

Desa Nusantara Kec. Air Sugihan Kab. Ogan Komering Ilir Prov. Sumatera Selatan

Pelaksanaan:

01 s/d 31 Desember 2022

Masyarakat Adat & Komunitas Lokal:

Forum Petani Nusantara Bersatu (FNPB)

Keyword:

Pemetaan Partisipatif; Sumatera Selatan; Wilayah Kelola Rakyat

Pendanaan Langsung

Rp. 33. 100.000

Target Jangka Panjang Nusantara Fund:

Peningkatan pemetaan Wilayah Adat, Wilayah Kelola Rakyat, dan Lokasi Prioritas Reforma Agraria
Scroll to Top

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *