TOTAL FUNDING SUPPORT

2026 - 2029

$3,138,400

TOTAL FUNDING SUPPORT

2025 - 2026

$500,000

TOTAL FUNDING SUPPORT

2023

$250,000

TOTAL FUNDING SUPPORT

OCTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

TOTAL FUNDING SUPPORT

2023 - 2028

$1,400,000

TOTAL FUNDING SUPPORT

2023 - 2027

$1,145,000

TOTAL FUNDING SUPPORT

2024 - 2026

$2,500,000

Video

Four Decades Awaiting the Redistribution of Karang Sidemen Land

Video

https://youtu.be/ruilbsBfllg?si=AZNFV6hnaZ8ZQKhO Sejak 1980, warga Desa Karang Sidemen, Lombok Tengah, menggarap 182 hektare lahan yang kini diusulkan sebagai Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Sebanyak 520 keluarga tercatat sebagai penggarap. Lebih dari empat dekade kemudian, redistribusi tanah tersebut belum selesai. Untuk pengajuan TORA, warga membuat peta rincik, mendata para penggarap, dan membagi areal ke dalam enam blok.

Four Decades Awaiting the Redistribution of Karang Sidemen Land Read More »

Collective Land Management of OTL Builds Works and Struggle Villages

Video

https://youtu.be/rD6T1g8gczc Di Pangandaran, Jawa Barat, OTL Bangun Karya dan OTL Kampung Perjuangan terus memperkuat pengelolaan lahan kolektif yang telah menjadi bagian dari perjuangan masyarakat selama puluhan tahun. OTL Bangun Karya, dengan sekitar 300 keluarga anggota, telah memperjuangkan lahan garapan seluas 800 hektare sejak 1999, sementara OTL Kampung Perjuangan mengelola lahan kolektif seluas 12 hektare untuk

Collective Land Management of OTL Builds Works and Struggle Villages Read More »

Tambakrejo Fishermen's Fish Aggregating Devices: Solutions to Challenges, Building the Future

Video

https://youtu.be/RefvwjVSYKM Kampung Nelayan Tambakrejo di pesisir Semarang adalah kisah tentang komunitas yang tumbuh dari semangat gotong royong dan ketahanan bersama. Sebagai nelayan tradisional yang menggantungkan hidup pada laut dan sungai, masyarakat Tambakrejo menghadapi berbagai tantangan. Namun, melalui solidaritas yang kuat, mereka terus membangun cara-cara baru untuk menjaga penghidupan sekaligus memperkuat komunitas. Perempuan, pemuda, dan para

Tambakrejo Fishermen's Fish Aggregating Devices: Solutions to Challenges, Building the Future Read More »

Transfer of Traditional Water Conservation Knowledge in the Osing Indigenous Community of Banyuwangi

Video

https://youtu.be/_qwTXywvAKo Di wilayah adat Osing, khususnya di Kecamatan Glagah (Desa Kemiren, Desa Olehsari, Desa Kampunganyar dan Desa Glagah) dan Kecamatan Licin (Desa Banjar), keberadaan sumber mata air mengalami degradasi baik secara ekologis maupun budaya. Banyak sumber kehilangan daya dukungnya karena alih fungsi lahan, menurunnya vegetasi alami, danhilangnya ritus adat yang selama ini menjadi bagian penting

Transfer of Traditional Water Conservation Knowledge in the Osing Indigenous Community of Banyuwangi Read More »

Ngerumat Source: Water, Traditions and Heritage of Osing

Video

In the Osing customary area, particularly in Glagah District (Kemiren Village, Olehsari Village, Kampunganyar Village, and Glagah Village) and Licin District (Banjar Village), water sources are facing increasingly serious pressure, both ecologically and culturally. Several springs are beginning to lose their capacity due to land conversion, reduced natural vegetation, and the decline of traditional practices that have played a crucial role in maintaining the springs spiritually and socially.

Ngerumat Source: Water, Traditions and Heritage of Osing Read More »

Scroll to Top