Keajaiban Benih Lokal dan Pertanian Tradisional: Melawan Pertanian tanpa Petani
memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025
Keajaiban Benih Lokal dan Pertanian Tradisional: Melawan Pertanian tanpa Petani Read More »
Re-Granting - General Support - Institutional Support
memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025
Keajaiban Benih Lokal dan Pertanian Tradisional: Melawan Pertanian tanpa Petani Read More »
memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025
Menjaga Laut, Menjaga Kehidupan Read More »
Sepanjang tahun 2024, dari 157 inisiatif yang didukung dan 93 inisiatif yang sedang dilaksanakan, Nusantara Fund telah berhasil mendukung pemetaan wilayah seluas 293.782 hektar di 20 provinsi, 178.249 hektar lahan telah diusulkan untuk pengakuan di 12 provinsi, dan upaya rehabilitasi serta restorasi lahan seluas 32.257 hektar mencakup 24 provinsi. Dengan demikian Nusantara Fund telah mendukung perlindungan ekosistem yang berkontribusi pada peningkatan stok karbon di Wilayah Adat, Lokasi Prioritas Reforma Agraria, Wilayah Kelola Rakyat sebesar 505.878 hektar dari upaya pemetaan, pengakuan, dan restorasi serta rehabilitasi lahan.
Jejak Masyarakat Adat dan Komunitas: Menjaga Hutan, Meningkatkan Stok Karbon Read More »
Masyarakat Adat Pedawa merupakan Masyarakat Aat yang tinggal di Desa Adat Pedawa Kabupaten Buleleng, Bali. Desa Adat Pedawa adalah salah satu desa tua Bali Aga atau Bali Mula, merupakan suku Bali yang diyakini sebagai penduduk asli Bali. Awalnya, Pedawa dikenal dengan nama Gunung Tambleg, penamaan ini karena leluhurnya berasal dari Tamblingan sekaligus menggambarkan penduduknya yang
Dari Pedawa untuk Bumi: Sekolah Adat dan Aren Hadapi Over Tourism Read More »
Kelompok Tani Sewu Bewa dan Ripi Walo adalah dua kelompok tani yang berada di Kampung Detukopi, Desa Liakutu, Kecamatan Mego, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah anggota masing-masing kelompok sebanyak 17 orang. Sementara untuk jumlah penduduk Desa Liakutu adalah sebanyak 1.049 orang (laki-laki: 513; perempuan: 536). Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Lahan pertanian yang
Panen Harapan: Petani Sikka Menjaga Alam dari Tambang dan Krisis Iklim Read More »
Perempuan AMAN PHD Tilung Indung merupakan Organisasi Sayap Persekutuan Perempuan Adat Nusantara Aliansi Masyarakat Adat Nusantara berbentuk Pengurus Harian Daerah bernama Tilung Indung yang berarti “rumah Ibu”. Terbentuk atas dasar keinginan dari Perempuan Adat di Hulu Sungai Tengah memiliki wadah untuk dapat menyampaikan pendapat, aspirasi, dan aktif dalam perjuangan hak-hak Masyarakat Adat di Kalimantan Selatan.
Perempuan Adat Tilung Indung: Dari Aksara ke Akar Read More »
Masyarakat Adat Pattiro Toa merupakan komunitas masyarakat yang berada di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai dengan wilayah adat seluas 1.125,5 hektar yang dimanfaatkan sebagai sumber penghidupan. Sebelum ada dominasi penguasaan lahan oleh pemerintah, Masyarakat Adat Pattiro Toa hidup damai, bebas dari teror dan ancaman perampasan wilayah adat. Namun, semuanya berubah saat pemerintah mulai
Pattiro Toa Bergerak: Menjemput Pengakuan Wilayah Adat Read More »
Semangat perjuangan petani untuk reklaiming hak komunal atas tanah di Desa Gunung Anten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten terutama dipicu oleh krisis agraria yang dirasakan masyarakat yang mengalami ketimpangan sosial-ekonomi, termasuk ketimpangan penguasaan tanah. Di saat yang sama, pada tahun 1985 terdapat lahan konsesi perkebunan karet seluas 1.100 hektar yang diberikan pemerintah dalam bentuk Hak Guna
Pergerakan Petani Banten (P2B): Sekolah Rakyat untuk Reforma Agraria Read More »
AMMK juga konsisten melakukan ragam upaya meningkatkan ketahanan komunitas seperti peningkatan pengetahuan tentang perubahan iklim, mendorong metode pertanian ramah lingkungan, termasuk pemilihan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem dan teknik pengelolaan tanah yang berkelanjutan
Jambo Reuhat Bergerak Demi Kemandirian dan Keadilan Read More »
Nusantara Fund dan WALHI terus mendukung masyarakat di Desa Ibun melalui Pendanaan Langsung pelatihan dan alokasi sumber daya yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan strategi adaptasi iklim, meningkatkan praktik pertanian, dan mengamankan akses pasar yang lebih baik untuk produk kopi masyarakat
Peningkatan Kapasitas Kelola Wilayah Petani Kopi di Desa Ibun Read More »