![S2K1032 [Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak] Proses pembuatan kompos di MA_pop op bolus,kec Sipahutar Tapanuli Utara_Sumut-08 S2K1032 [Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak] Proses pembuatan kompos di MA_pop op bolus,kec Sipahutar Tapanuli Utara_Sumut-08](https://nusantarafund.org/wp-content/uploads/elementor/thumbs/S2K1032-Masyarakat-Adat-Ompu-Bolus-Simanjuntak-Proses-pembuatan-kompos-di-MA_pop-op-boluskec-Sipahutar-Tapanuli-Utara_Sumut-08-r27w93pz25gz1tr0v1rv80bh037t2pupc1gr99kysw.jpg)
Program
Pemulihan Wilayah Adat dan Peningkatan Ketangguhan Ekonomi Masyarakat Adat
Organisasi Penanggung Jawab
Lokasi
Pendanaan Langsung
Periode
Mulai
Berakhir
Target
Status
Bagikan ke :
Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak Memulihkan Wilayah Adat melalui Penanaman Bibit , Produksi Kompos Padat, dan Peningkatan Solidaritas Gerakan
Masyarakat Adat Keturunan Ompu Bolus Simanjuntak berada di Desa Sabungan Ni Huta IV Tapanuli Utara. Hingga saat ini, Masyarakat Adat ini masih terus berjuang untuk mempertahankan Wilayah adatnya dari klaim sepihak perusahaan yang menguasai wilayah adat Huta Aek Napa yang dimanfaatkan untuk izin Hutan Tanaman Industri (HTI) seluas 269.090 hektar. Tahun 2011, izin tersebut direvisi menjadi seluas 167.000 hektar untuk Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) dalam Hutan Alam. Menanggapi konsesi penguasaan lahan, Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak membantah klaim siapapun atas wilayah adatnya. Karena bagi Masyarakat Adat, wilayah adatnya adalah identitas yang melekat di Huta Aek Napa sehingga harus dipertahankan. Masyarakat Adat juga mengalami penurunan ekonomi karena kehilangan sumber penghidupan dari pengolahan hutan.
Dengan dukungan Pendanaan Langsung Nusantara Fund, Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak merehabilitasi wilayah adat melalui penanaman bibit sebanyak 17.000 Bibit dari tanaman kopi, cengkeh, kayu manis, jengkol dan sirsak di lahan seluas 20 hektar. Masyarakat Adat juga menyediakan bibit padi darat sebanyak 300 kg dan bibit kacang merah sebanyak 4,5 kg untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Program ini berdampak secara langsung terhadap 212 orang (Perempuan 96 orang dan Laki-laki 116 orang) Masyarakat Adat serta berdampak tidak langsung kepada 2.000 orang. Rehabilitasi dan penyediaan bibit sekaligus diharapkan secara berkelanjutan akan memperkuat perekonomian Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak.
Selain itu, dalam serangkaian pelatihan yang dilakukan, Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak telah membuat pupuk kompos padat 2,5 ton yang akan digunakan untuk pembibitan kopi. Dalam pelatihan juga, Masyarakat Adat juga mendapat pengetahuan mengenai tata ruang wilayah adat dan pemetaan partisipatif. Program ini menghasilkan peta wilayah adat dan peta sebaran lahan milik anggota Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak.
Program ini juga memperkuat keorganisasian Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak dengan gotong royong serta tumbuhnya kesadaran untuk bersama membangun Masyarakat Adat yang lebih baik. Anggota Masyarakat Adat Ompu Bolus Simanjuntak juga semakin cakap dan berani mengemukakan pendapat dan gagasannya.




