TOTAL DANA 2025 - 2027

$500,000

Re-Granting - General Support

TOTAL DANA AGUSTUS 2023 - JULI 2024

$250,000

Institutional Support

TOTAL DANA OKTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

General Support

TOTAL DUKUNGAN DANA $800,000

Agustus 2023 - September 2024 ( $300,000 )
Februari 2025 - Juli 2026 ( $500,000 )

Pendanaan Langsung ( Re-Granting )

TOTAL DUKUNGAN DANA 2023 - 2027

$1,050,000

Re-Granting - General Support

TOTAL DANA 2024 - 2026

$2,500,000

Re-Granting - Endowment
NF25_INF_DATA_KOM_S3027K1_OTL-BATULAWANG_MUSYAWARAH-02
Program

Pembangunan Training Center Nasional sebagai Pusat Pendidikan Gerakan Reforma Agraria

Organisasi Penanggung Jawab
KPA
Lokasi
Jawa Barat
Pendanaan Langsung
Rp100,000,000
Periode
Mulai
01/12/2024
Berakhir
30/05/2025
Target
5. Pusat-Pusat Pendidikan Rakyat
Status
Selesai

Bagikan ke :

Facebook
WhatsApp
X

OTL Batulawang Perkuat Pendidikan Rakyat untuk Reforma Agraria Sejati

Lebih dari tiga dekade Organisasi Tani Lokal (OTL) Batulawang menghadapi konflik agraria. Lahan seluas 104 hektare yang menjadi permukiman sekaligus sumber pendapatan mereka terkatung-katung tanpa kejelasan status. Bahkan, Badan Bank Tanah berulang kali mengancam akan menggusur mereka dari tanahnya.

Melalui pendampingan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), OTL Batulawang didorong untuk mendalami Reforma Agraria Sejati sebagai solusi penyelesaian konflik. Selain itu, pendidikan terkait Reforma Agraria juga akan meningkatkan kapasitas anggota OTL Batulawang terkait pengelolaan lahan pertanian. Itulah yang mendasari pembangunan pusat pelatihan (training center) untuk OTL Batulawang. Dengan adanya pusat pelatihan, pendidikan atau kaderisasi untuk para anggota OTL Batulawang dapat dilakukan. Hal itu tentunya tidak hanya berimbas pada keberlangsungan organisasi, tetapi juga untuk menguatkan perjuangan agraria mereka.

Pembangunan pusat pelatihan sebagai infrastruktur penyokong pendidikan anggota tersebut berdampak pada munculnya kader-kader baru yang memiliki kesadaran kritis terkait reforma agraria. Mereka paham bahwa reforma agraria bukan soal bagi-bagi sertifikat tanah, melainkan penguasaan kembali tanah secara kolektif yang mengubah struktur kekuasaan di pedesaan. Implementasi program ini memiliki dampak sosial sebesar 1.280 orang, dengan rincian 480 laki-laki, 480 perempuan, dan 320 generasi muda.

 

Scroll to Top