TOTAL DUKUNGAN DANA

2026 - 2029

$3,138,400

TOTAL DUKUNGAN DANA

2025 - 2026

$500,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023

$250,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

OKTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023 - 2028

$1,400,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023 - 2027

$1,145,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2024 - 2026

$2,500,000

Publikasi

Jejak Masyarakat Adat dan Komunitas: Menjaga Hutan, Meningkatkan Stok Karbon

Artikel, Cerita

Sepanjang tahun 2024, dari 157 inisiatif yang didukung dan 93 inisiatif yang sedang dilaksanakan, Nusantara Fund telah berhasil mendukung pemetaan wilayah seluas 293.782 hektar di 20 provinsi, 178.249 hektar lahan telah diusulkan untuk pengakuan di 12 provinsi, dan upaya rehabilitasi serta restorasi lahan seluas 32.257 hektar mencakup 24 provinsi. Dengan demikian Nusantara Fund telah mendukung perlindungan ekosistem yang berkontribusi pada peningkatan stok karbon di Wilayah Adat, Lokasi Prioritas Reforma Agraria, Wilayah Kelola Rakyat sebesar 505.878 hektar dari upaya pemetaan, pengakuan, dan restorasi serta rehabilitasi lahan.

Jejak Masyarakat Adat dan Komunitas: Menjaga Hutan, Meningkatkan Stok Karbon Read More »

Dari Pedawa untuk Bumi: Sekolah Adat dan Aren Hadapi Over Tourism

Artikel, Cerita

Masyarakat Adat Pedawa merupakan Masyarakat Aat yang tinggal di Desa Adat Pedawa Kabupaten Buleleng, Bali. Desa Adat Pedawa adalah salah satu desa tua Bali Aga atau Bali Mula, merupakan suku Bali yang diyakini sebagai penduduk asli Bali. Awalnya, Pedawa dikenal dengan nama Gunung Tambleg, penamaan ini karena leluhurnya berasal dari Tamblingan sekaligus menggambarkan penduduknya yang

Dari Pedawa untuk Bumi: Sekolah Adat dan Aren Hadapi Over Tourism Read More »

Panen Harapan: Petani Sikka Menjaga Alam dari Tambang dan Krisis Iklim

Artikel, Cerita

Kelompok Tani Sewu Bewa dan Ripi Walo adalah dua kelompok tani yang berada di Kampung Detukopi, Desa Liakutu, Kecamatan Mego, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah anggota masing-masing kelompok sebanyak 17 orang. Sementara untuk jumlah penduduk Desa Liakutu adalah sebanyak 1.049 orang (laki-laki: 513; perempuan: 536). Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Lahan pertanian yang

Panen Harapan: Petani Sikka Menjaga Alam dari Tambang dan Krisis Iklim Read More »

Atmago.com Lokakarya Pengelolaan Sampah Komunitas Adat Ba’tan Dapat Dukungan Berbagai Pihak

Lokakarya Pengelolaan Sampah Komunitas Adat Ba’tan Dapat Dukungan Berbagai Pihak

Liputan

Lokakarya pengelolaan sampah di Kantor Kelurahan Battang, Wara Barat, Kota Palopo, Sabtu (22/2/2025). (Foto: Muh Ishari) ATMAGO.com – Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo menyelenggarakan Lokakarya Multipihak tentang pengelolaan sampah di Kantor Kelurahan Battang, Wara Barat, Kota Palopo pada Sabtu, 22 Februari 2025. Kegiatan ini melibatkan komunitas Adat Ba’tan dan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli

Lokakarya Pengelolaan Sampah Komunitas Adat Ba’tan Dapat Dukungan Berbagai Pihak Read More »

DPMD Kukar hadiri FGD AMAN Kaltim dan perwakilan masyarakat adat desa Kedang Ipil di Hotel Grand Fatma. (Jen/Kaltimtoday.co)

Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Percepatan Pengakuan Masyarakat Adat Kedang Ipil

Liputan

DPMD Kukar hadiri FGD AMAN Kaltim dan perwakilan masyarakat adat desa Kedang Ipil di Hotel Grand Fatma. (Foto: Jen/Kaltimtoday.co) KALTIMTODAY.co – AMAN Kaltim mengggelar  FGD untuk menggutarakan aspirasi Masyarakat Adat Kedang Ipil di Kecamatan Kota Bangun Darat. Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Grand Fatma pada Jumat, 28 Februari 2025 ini juga dihadiri Dinas Pemberdayaan Masyarakat

Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Percepatan Pengakuan Masyarakat Adat Kedang Ipil Read More »

Scaling-Indigenous-Centered-Climate-Action-on-the-Road-to-Impact-07-11-2025_05_24_PM

From Uprooted to Uplifted: The Movement to Restore Indigenous Land Rights

Liputan

Para peserta pertemuan Brazzaville perempuan adat dan komunitas lokal di Afrika Tengah dan Congo Basin berpartisipasi dalam diskusi melingkar. (Foto: Victoire Douniama, Rights and Resources Initiative) SSRI.org – Stanford Social Innovation Review (SSIR) mempublikasikan artikel panjang yang mengulas gerakan global pemulihan hak tanah untuk Masyarakat Adat, komunitas lokal, dan masyarakat Afro-keturunan sebagai strategi utama mitigasi

From Uprooted to Uplifted: The Movement to Restore Indigenous Land Rights Read More »

Perempuan Adat Tilung Indung: Dari Aksara ke Akar

Artikel, Cerita

Perempuan AMAN PHD Tilung Indung merupakan Organisasi Sayap Persekutuan Perempuan Adat Nusantara Aliansi Masyarakat Adat Nusantara berbentuk Pengurus Harian Daerah bernama Tilung Indung yang berarti “rumah Ibu”. Terbentuk atas dasar keinginan dari Perempuan Adat di Hulu Sungai Tengah memiliki wadah untuk dapat menyampaikan pendapat, aspirasi, dan aktif dalam perjuangan hak-hak Masyarakat Adat di Kalimantan Selatan.

Perempuan Adat Tilung Indung: Dari Aksara ke Akar Read More »

Pattiro Toa Bergerak: Menjemput Pengakuan Wilayah Adat

Artikel, Cerita

Masyarakat Adat Pattiro Toa merupakan komunitas masyarakat yang berada di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai dengan wilayah adat seluas 1.125,5 hektar yang dimanfaatkan sebagai sumber penghidupan. Sebelum ada dominasi penguasaan lahan oleh pemerintah, Masyarakat Adat Pattiro Toa hidup damai, bebas dari teror dan ancaman perampasan wilayah adat. Namun, semuanya berubah saat pemerintah mulai

Pattiro Toa Bergerak: Menjemput Pengakuan Wilayah Adat Read More »

Rempang Tanah Tumpah Darah

Cerita

Hari itu, Rabu, 14 Agustus 2024, Ismail dan Riadi berkunjung ke Kantor Nusantara Fund, kira-kira pukul 16.00 WIB. Mereka berdua adalah masyarakat Kampung Pasir Panjang, Rempang, Kepulauan Riau. Bersama dengan masyarakat Rempang yang lain, mereka menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Tiongkok hari itu. Nusantara Fund secara khusus mengundang mereka berdua untuk bertukar kisah tentang

Rempang Tanah Tumpah Darah Read More »

February 6, 2025 nusa-antara.co.id YBS Gelar FGD: Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi di Komunitas Adat Ba’tan

YBS Gelar FGD: Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi di Komunitas Adat Ba’tan

Liputan

FGD pengelolaan sampah terpadu terintegrasi di Komunitas Adat Ba’tan, bertempat di Kantor Kelurahan Battang, Palopo, Kamis, 6 Februari 2025. (Foto: Nusa-antara.co.id) NUSA-ANTARA.co.id – Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai pengelolaan sampah terpadu dan terintegrasi di komunitas adat Ba’tan, bertempat di Kantor Kelurahan Battang, Wara Barat, Kota Palopo, pada Kamis, 6 Februari

YBS Gelar FGD: Mengubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi di Komunitas Adat Ba’tan Read More »

Scroll to Top