TOTAL DANA 2023 - 2027

$750,000

Re-Granting - General Support - Institutional Support

TOTAL DANA AGUSTUS 2023 - JULI 2024

$250,000

Institutional Support

TOTAL DANA OKTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

General Support

TOTAL DUKUNGAN DANA $800,000

Agustus 2023 - September 2024 ( $300,000 )
Februari 2025 - Juli 2026 ( $500,000 )

Pendanaan Langsung ( Re-Granting )

TOTAL DUKUNGAN DANA 2023 - 2027

$1,050,000

Re-Granting - General Support

TOTAL DANA 2024 - 2026

$2,500,000

Re-Granting - Endowment

Publikasi

January 16, 2025 Ypallestari Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Baik dalam Pengelolaan Kawasan

Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Baik dalam Pengelolaan Kawasan Hutan

Liputan

Pelatihan manajemen pengelolaan berkelanjutan di Balai Desa Panjoka, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso. (Foto: Ypallestari.wordpress.com) Ypallestari.wordpress.com – Tiga kelompok masyarakat dari Desa Kuku, Uelincu, dan Panjoka mengikuti pelatihan Manajemen Kelompok Perhutanan Sosial pada 13 Januari 2025, bertempat di Balai Desa Panjoka, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso. Kelompok yang hadir terdiri dari Lembaga Pengelola Hutan Rindu […]

Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Baik dalam Pengelolaan Kawasan Hutan Read More »

Aksi Penanaman Bibit - LPHD Mantikole

Filantropi Sebagai Katalisator untuk Kebutuhan Pendanaan Hadapi Krisis Iklim

Liputan

Dalam konteks COP29 yang penting diperhatikan oleh Indonesia adalah bagaimana komitmen
pendanaan iklim ini terjadi dan bagaimana ini dapat diakses oleh masyarakat yang telah melakukan
aksi iklim. Oleh karena itu perdebatan global yang masih berlanjut memberikan kesempatan juga di
semangat yang sama di bidang Filantropi yang dapat berperan sangat penting membantu
kesenjangan upaya pendanaan iklim bagi komunitas.

Filantropi Sebagai Katalisator untuk Kebutuhan Pendanaan Hadapi Krisis Iklim Read More »

Alokasi Dana Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal Penting Bagi Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Liputan

KOMPAS.id – Konferensi Para Pihak Ke-16 atau COP 16 tentang Keanekaragaman Hayati yang sedang berlangsung sejak 21 Oktober hingga 1 November 2024 di Cali, Columbia membahas agenda penting salah satunya adalah pendanaan langsung untuk Masyarakat Adat dan komunitas lokal sebagai salah satu elemen penting dalam perjuangan melestarikan keanekaragaman hayati dan keberlanjutan lingkungan. Farah Sofa (Kompas,29/10/2024),

Alokasi Dana Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal Penting Bagi Pelestarian Keanekaragaman Hayati Read More »

Desa Adat Pedawa Buat Sekolah Adat. Wadah Generasi Muda Belajar Adat Istiadat Bali Aga

Liputan

SEKOLAH ADAT: Penjelasan dari pemateri pasca peluncuran Sekolah Adat/Pasraman Manik Empul di Desa Pedawa. Lembaga tersebut dibuat, untuk memperkuat adat dan budaya di Pedawa. (Foto: Francelino Junior/RadarBuleleng.id) RADARBULELENG.JAWAPOS.com – Untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya Bali Aga, Desa Adat Pedawa di Kabupaten Buleleng, Bali, mendirikan sekolah adat bagi generasi muda. Program ini dilakukan di luar

Desa Adat Pedawa Buat Sekolah Adat. Wadah Generasi Muda Belajar Adat Istiadat Bali Aga Read More »

Usaha Rehabilitasi Lahan Komunitas Adat Laiyuen, Seram Maluku

Liputan

Komunitas adat Laiyuen di Seram Barat, Maluku, melakukan rehabilitasi lahan kritis di wilayah adat mereka dengan dukungan Dana Nusantara. Rehabilitasi ini dilakukan melalui program penghijauan berbasis komunitas dengan menanam kembali berbagai jenis tanaman lokal seperti cengkeh, pala, dan damar. Kegiatan ini juga melibatkan pemuda dan warga secara aktif dalam menjaga kelestarian hutan adat mereka. Dana

Usaha Rehabilitasi Lahan Komunitas Adat Laiyuen, Seram Maluku Read More »

Komunitas Nelayan Tambakrejo: Bersama Menghadapi Tantangan, Bersama Membangun Masa Depan

Artikel, Cerita

Kampung Nelayan Tambakrejo, terletak di Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, merupakan komunitas yang kaya akan sejarah dan semangat gotong royong. Berada di pesisir Semarang dan bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT), mayoritas masyarakat Komunitas Nelayan Tambakrejo berprofesi sebagai nelayan tradisional yang bergantung pada sumber daya alam laut dan sungai.

Komunitas Nelayan Tambakrejo: Bersama Menghadapi Tantangan, Bersama Membangun Masa Depan Read More »

Scroll to Top