TOTAL DUKUNGAN DANA

2026 - 2029

$3,138,400

TOTAL DUKUNGAN DANA

2025 - 2026

$500,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023

$250,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

OKTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023 - 2028

$1,400,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023 - 2027

$1,145,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2024 - 2026

$2,500,000

Publikasi

Tanah, Identitas, dan Kisah Uma Saerejen

Cerita

Di Kepulauan Mentawai, komunitas Masyarakat Adat Uma Saerejen masih senantiasa menjaga hutan, tanah, dan tradisi dalam kesehariannya. Bertempat di Dusun Sirilanggai, Desa Malancan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Berjarak 10 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten dan dapat ditempuh dengan transportasi laut dari Padang selama 4 jam hingga 12 jam, tergantung jenis transportasi laut yang

Tanah, Identitas, dan Kisah Uma Saerejen Read More »

Ford How-Indigenous-Peoples-and-Local-Communities-Are-Shaping-the-Future-of-Climate-Funding_Body10

How Indigenous Peoples and Local Communities Are Shaping the Future of Climate Funding

Liputan

Pelatihan menenun oleh Kelompok Perempuan Penenun Maju Bersama, Sawahlunto, Sumatera Barat (Foto: Nusantarafund.org) FORDFOUNDATION.org – Peran penting Masyarakat Adat dan komunitas lokal (IP dan LC) dalam membentuk sistem pendanaan iklim yang lebih adil dan langsung. Artikel mencatat bahwa meskipun IP dan LC secara legal memiliki sekitar 11% lahan dunia dan mengelola lebih dari sepertiga hutan

How Indigenous Peoples and Local Communities Are Shaping the Future of Climate Funding Read More »

Pergerakan Petani Banten (P2B): Sekolah Rakyat untuk Reforma Agraria

Artikel, Cerita

Semangat perjuangan petani untuk reklaiming hak komunal atas tanah di Desa Gunung Anten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten terutama dipicu oleh krisis agraria yang dirasakan masyarakat yang mengalami ketimpangan sosial-ekonomi, termasuk ketimpangan penguasaan tanah. Di saat yang sama, pada tahun 1985 terdapat lahan konsesi perkebunan karet seluas 1.100 hektar yang diberikan pemerintah dalam bentuk Hak Guna

Pergerakan Petani Banten (P2B): Sekolah Rakyat untuk Reforma Agraria Read More »

January 23, 2025 Atmago.com FGD, YBS Ajak Masyarakat dan Komunitas Adat Ba’tan Kelola Sampah

FGD, YBS Ajak Masyarakat dan Komunitas Adat Ba’tan Kelola Sampah

Liputan

Focus Gorup Discussion (FGD) tentang pengelolaan sampah terpadu dan terintegrasi di wilayah komunitas Adat Ba’tan di Kantor Kelurahan Battang Barat, Wara Barat, Palopo, Kamis (23/1/2025). (Foto: Muh. Ishari) ATMAGO.com – Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo memfasilitasi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Kamis, 23 Januari 2025, di Kantor Kelurahan Battang Barat, Wara Barat,

FGD, YBS Ajak Masyarakat dan Komunitas Adat Ba’tan Kelola Sampah Read More »

Sejumlah perempuan dari komunitas Masyarakat Adat Sendana, Majene, Sulawesi Barat, tampak sibuk mengolah limbah ikan tuing-tuing pada Kamis, 16 Januari 2025.

Kuma To Malolo, Mengolah Limbah Ikan Tuing-Tuing

Liputan

Sejumlah perempuan dari komunitas Masyarakat Adat Sendana, Majene, Sulawesi Barat, tampak sibuk mengolah limbah ikan tuing-tuing pada Kamis, 16 Januari 2025. (Sumber foto: Tempo.witness.co) WITNESS.TEMPO.co – Sekelompok perempuan adat dari Komunitas Masyarakat Adat Sendana di Majene, Sulawesi Barat, membentuk kelompok usaha bernama KUMa To Malolo yang fokus pada pengolahan limbah ikan tuing-tuing. Aktivitas ini berawal

Kuma To Malolo, Mengolah Limbah Ikan Tuing-Tuing Read More »

January 16, 2025 Ypallestari Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Baik dalam Pengelolaan Kawasan

Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Baik dalam Pengelolaan Kawasan Hutan

Liputan

Pelatihan manajemen pengelolaan berkelanjutan di Balai Desa Panjoka, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso. (Foto: Ypallestari.wordpress.com) Ypallestari.wordpress.com – Tiga kelompok masyarakat dari Desa Kuku, Uelincu, dan Panjoka mengikuti pelatihan Manajemen Kelompok Perhutanan Sosial pada 13 Januari 2025, bertempat di Balai Desa Panjoka, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso. Kelompok yang hadir terdiri dari Lembaga Pengelola Hutan Rindu

Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Baik dalam Pengelolaan Kawasan Hutan Read More »

Aksi Penanaman Bibit - LPHD Mantikole

Filantropi Sebagai Katalisator untuk Kebutuhan Pendanaan Hadapi Krisis Iklim

Liputan

Dalam konteks COP29 yang penting diperhatikan oleh Indonesia adalah bagaimana komitmen
pendanaan iklim ini terjadi dan bagaimana ini dapat diakses oleh masyarakat yang telah melakukan
aksi iklim. Oleh karena itu perdebatan global yang masih berlanjut memberikan kesempatan juga di
semangat yang sama di bidang Filantropi yang dapat berperan sangat penting membantu
kesenjangan upaya pendanaan iklim bagi komunitas.

Filantropi Sebagai Katalisator untuk Kebutuhan Pendanaan Hadapi Krisis Iklim Read More »

Alokasi Dana Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal Penting Bagi Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Liputan

KOMPAS.id – Konferensi Para Pihak Ke-16 atau COP 16 tentang Keanekaragaman Hayati yang sedang berlangsung sejak 21 Oktober hingga 1 November 2024 di Cali, Columbia membahas agenda penting salah satunya adalah pendanaan langsung untuk Masyarakat Adat dan komunitas lokal sebagai salah satu elemen penting dalam perjuangan melestarikan keanekaragaman hayati dan keberlanjutan lingkungan. Farah Sofa (Kompas,29/10/2024),

Alokasi Dana Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal Penting Bagi Pelestarian Keanekaragaman Hayati Read More »

Desa Adat Pedawa Buat Sekolah Adat. Wadah Generasi Muda Belajar Adat Istiadat Bali Aga

Liputan

SEKOLAH ADAT: Penjelasan dari pemateri pasca peluncuran Sekolah Adat/Pasraman Manik Empul di Desa Pedawa. Lembaga tersebut dibuat, untuk memperkuat adat dan budaya di Pedawa. (Foto: Francelino Junior/RadarBuleleng.id) RADARBULELENG.JAWAPOS.com – Untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya Bali Aga, Desa Adat Pedawa di Kabupaten Buleleng, Bali, mendirikan sekolah adat bagi generasi muda. Program ini dilakukan di luar

Desa Adat Pedawa Buat Sekolah Adat. Wadah Generasi Muda Belajar Adat Istiadat Bali Aga Read More »

Usaha Rehabilitasi Lahan Komunitas Adat Laiyuen, Seram Maluku

Liputan

Komunitas adat Laiyuen di Seram Barat, Maluku, melakukan rehabilitasi lahan kritis di wilayah adat mereka dengan dukungan Dana Nusantara. Rehabilitasi ini dilakukan melalui program penghijauan berbasis komunitas dengan menanam kembali berbagai jenis tanaman lokal seperti cengkeh, pala, dan damar. Kegiatan ini juga melibatkan pemuda dan warga secara aktif dalam menjaga kelestarian hutan adat mereka. Dana

Usaha Rehabilitasi Lahan Komunitas Adat Laiyuen, Seram Maluku Read More »

Scroll to Top