TOTAL DANA 2023 - 2027

$750,000

Re-Granting - General Support - Institutional Support

TOTAL DANA AGUSTUS 2023 - JULI 2024

$250,000

Institutional Support

TOTAL DANA OKTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

General Support

TOTAL DUKUNGAN DANA $800,000

Agustus 2023 - September 2024 ( $300,000 )
Februari 2025 - Juli 2026 ( $500,000 )

Pendanaan Langsung ( Re-Granting )

TOTAL DUKUNGAN DANA 2023 - 2027

$1,050,000

Re-Granting - General Support

TOTAL DANA 2024 - 2026

$2,500,000

Re-Granting - Endowment
Program

Ternak Ayam Kampung bagi Perempuan Adat dan Pengelola Sekolah Adat di Sekolah Adat Dangiang Batuwangi | Budidaya Ikan Bawal dan Usaha Ikan Asap bagi Pemuda dan Perempuan Adat di Sekolah Adat Kp. Dukuh

Organisasi Penanggung Jawab
AMAN
Lokasi
Jawa Barat
Pendanaan Langsung
100,000,000
Periode
Mulai
01/06/2025
Berakhir
31/08/2025
Target
4. Model produksi, distribusi, dan konsumsi yang berkeadilan dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Masyarakat Adat, Petani, Nelayan, Perempuan, dan Generasi Muda, 5. Pusat-Pusat Pendidikan Rakyat
Status
Selesai

Bagikan ke :

Facebook
WhatsApp
X

Peternakan Ayam Sekolah Adat Dangiang Batuwangi untuk Kemandirian Keuangan dan Keberlanjutan Tradisi

Sekolah adat merupakan bagian penting dalam struktur Masyarakat Adat karena berperan sebagai sarana untuk mewariskan pengetahuan tradisional Masyarakat Adat, meliputi pengetahuan tentang pangan lokal, obat tradisional, sistem pertanian, dan pelestarian nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Namun demikian, sekolah adat sering menghadapi tantangan dalam mewujudkan kemandirian keuangan. Sebagai lembaga pendidikan yang melayani anak-anak Masyarakat Adat, sekolah adat belum memiliki sumber pendapatan yang stabil dan berkelanjutan, sehingga menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan operasionalnya.

Padahal, untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan, sekolah adat memerlukan dukungan pendanaan yang memadai. Dana tersebut dibutuhkan untuk rehabilitasi bangunan, pemeliharaan sarana dan prasarana hingga peningkatan kualitas proses belajar mengajar. Menyadari pentingnya kemandirian keuangan tersebut, Kelompok Pemuda Adat dan Perempuan Adat yang terlibat dalam Sekolah Adat Dangiang Batuwangi berupaya mengembangkan sumber pendapatan mandiri melalui usaha peternakan ayam.

Inisiatif ini diwujudkan dengan membentuk Kelompok Usaha Masyarakat Adat (KUMA) sebagai wadah pengelolaan usaha bersama yang diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan bagi operasional sekolah adat di masa depan. Selain itu, inisiatif ini juga berhasil membangun kandang ayam, penyediaan bibit ayam sebanyak 400 ekor dan 100 ekor ayam dewasa. Dalam proses pelaksanaannya, inisiatif ini masih menemukan tantangan adanya cuaca ekstrem dan penyakit unggas yang mengakibatkan kematian pada bibit ayam hingga 64% dan ayam dewasa sebanyak 10% dari jumlah ayam.

Meskipun demikian, dengan bibit ayam dan ayam dewasa yang masih tersedia, Kelompok Pemuda Adat dan Perempuan Adat tetap bertahan melakukan peternakan ayam. Budidaya peternakan ayam ini kemudian berhasil menghasilkan 68 telur dan berdampak terhadap adanya potensi pendapatan sebesar Rp.44 juta per tahun. Dampak lainnya adalah inisiatif ini dapat menjadi pusat edukasi tentang kecukupan pangan Masyarakat Adat yang bisa diproduksi secara berkelanjutan, menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi kemandirian ekonomi sekolah adat, sekaligus memperkuat keterlibatan pemuda dan perempuan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan adat di Dangiang Batuwangi.

Scroll to Top