Program
Budidaya Lebah Madu Trigona di Kawasan Hutan Lindung yang berbasis Komunitas Lokal
Organisasi Penanggung Jawab
Lokasi
Pendanaan Langsung
Periode
Mulai
Berakhir
Target
Status
Bagikan ke :
Budidaya Lebah Trigona: Solusi Ekonomi Kelompok Tani Semangat Baru Memanfaatkan Kawasan Hutan di Bone
Mayoritas masyarakat Kelurahan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merupakan petani yang sejak lama menggantungkan hidup dari hasil hutan. Kondisi itu sering kali mengakibatkan mereka harus bergesekan dengan kepentingan Perhutani yang mengutamakan aspek konservasi alam. Masalahnya, para petani tidak memiliki pilihan selain memanfaatkan lahan yang ada di kawasan hutan.
Untuk mengatasi perizinan pemanfaatan kawasan hutan, inisiatif yang dipilih ialah budidaya lebah madu trigona. Inisiatif itu dipilih karena harga pasaran untuk lebah madu trigona mencapai kisaran Rp200.000-Rp250.000 per liter. Sebanyak 20 orang diberikan pelatihan terkait budidaya lebah madu trigona. Kedua puluh orang tersebut masing-masing juga difasilitasi 100 kotak lengkap dengan koloni lebah madu trigona. Dari inisiatif ini, mereka kini juga telah membentuk paguyuban bernama Kelompok Tani Semangat Baru.
Melalui inisiatif budidaya lebah madu trigona Kelompok Tani Semangat Baru berhasil mengelola kawasan hutan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Dalam kondisi terbaik 100 kotak koloni lebah madu trigona tersebut mampu menghasilkan 320 liter madu dalam setahun, bahkan bisa mencapai 400 liter, bergantung cuaca, ketersediaan nektar, dan faktor lain. Panen bisa dilakukan 3 bulan sekali atau 4 kali dalam setahun. Jika 1 liter madu trigona dihargai di pasaran lokal seharga Rp200.000, program ini menyimpan potensi ekonomi sebesar Rp64 juta per tahun, untuk 1 orang. Distribusi juga telah meluas di Kabupaten Bone. Sehingga kelompok tani akan semakin bersemangat ke depannya untuk melanjutkan praktek ekonomi ini sebagai solusi kesejahteraan ekonomi Kelompok Tani Semangat Baru.




