TOTAL DUKUNGAN DANA

2026 - 2029

$3,138,400

TOTAL DUKUNGAN DANA

2025 - 2026

$500,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023

$250,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

OKTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023 - 2028

$1,400,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2023 - 2027

$1,145,000

TOTAL DUKUNGAN DANA

2024 - 2026

$2,500,000

IMG-20250522-WA0081
Sumber Foto : Forum Masyarakat Panaikang
Program

Pemetaan Wilayah Kelola Rakyat kampung Panaikang.

Organisasi Penanggung Jawab
WALHI
Lokasi
Sulawesi Selatan
Pendanaan Langsung
Rp50,000,000
Periode
Mulai
01/01/2025
Berakhir
30/04/2025
Target
1. Peningkatan pemetaan Wilayah Adat, Wilayah Kelola Rakyat, dan Lokasi Prioritas Reforma Agraria
Status
Selesai

Bagikan ke :

Facebook
WhatsApp
X

Forum Masyarakat Panaikang Maros Menguatkan Legitimasi Wilayah Melalui Pemetaan Partisipatif

Forum Masyarakat Panaikang dibentuk oleh masyarakat Kampung Panaikang, Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Pembentukan perkumpulan itu disebabkan oleh rencana Taman Nasional mengambil alih ruang hidup masyarakat untuk konservasi. Masyarakat Kampung Panaikang telah secara turun-temurun menetap di wilayah pegunungan karst di Maros. Mereka hidup sebagai petani yang mengelola sawah secara tradisional. Rencana perluasan wilayah konservasi Taman Nasional jelas mengancam ruang hidup mereka.

Untuk menyikapi rencana Taman Nasional tersebut, Forum Masyarakat Panaikang melaksanakan pemetaan partisipatif. Pelaksanaan pelatihan sampai dengan verifikasi dan pengesahan hasil pemetaan terlaksana selama Januari-Mei 2025. Dalam pelaksanaan survei lokasi dan pengambilan titik koordinat melibatkan 12 orang yang telah dilatih sebelumnya. Kedua belas orang itu telah menguasai cara penggunaan sistem navigasi satelit (GPS), penetapan batas wilayah, identifikasi sumber daya yang ada, dan pencatatan kondisi.

Dengan melakukan pemetaan partisipatif, Forum Masyarakat Panaikang telah berhasil menandai wilayah-wilayah yang tumpang tindih dengan rencana perluasan Taman Nasional seluas 500 hektar. Tentu hal itu sangat berguna bagi penguatan status kepemilikan wilayah mereka di hadapan proyek tersebut. Pemahaman tentang wilayah juga bermanfaat terhadap upaya pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan pemetaan tersebut juga meningkatkan keterlibatan kelompok perempuan dan kelompok rentan dalam upaya memperkuat legitimasi sosial dan inklusivitas pengelolaan wilayah. Program ini berdampak terhadap 2.462 jiwa dengan rincian berdasarkan jenis kelamin meliputi 895 laki-laki, 951 perempuan, dan 616 generasi muda terutama di wilayah Kelurahan Leang-Leang.

Scroll to Top