
Program
Pembangunan Sekretariat dan Saung Sawala sebagai Pusat Pengorganisasian Perjuangan Reforma Agraria bagi Organisasi Rakyat
Organisasi Penanggung Jawab
Lokasi
Pendanaan Langsung
Periode
Mulai
Berakhir
Target
Status
Bagikan ke :
Saung Sawala: Infrastruktur Pendukung Kaderisasi PPSS
Persaudaraan Petani Suryakencana Sukabumi (PPSS) merupakan organisasi petani yang dibentuk pada 1948 guna memperjuangkan tanah dan ruang hidup yang ditempati secara kolektif dari perampasan. Sampai saat ini, PPSS masih sering menghadapi intimidasi dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. Strategi yang dijalankan ialah melakukan reklaiming atas tanah eks-Hak Guna Usaha (HGU) PTPN VIII.
Saat konflik eksternal belum tertangani sepenuhnya, PPSS juga harus menyelesaikan permasalahan internal. Problem internal yang dimaksud mencakup lemahnya pemahaman anggota terkait reforma agraria. Kaderisasi juga dianggap mandek tanpa menghasilkan kader-kader muda yang memiliki pemahaman baik terkait pengorganisasian, strategi advokasi, pemanfaatan teknologi pertanian, memperluas jejaring, dan peningkatan ekonomi. Semua itu merupakan pengetahuan dan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh kader. Sebelumnya para pengurus dari PPSS juga pernah memiliki pengalaman pahit bergabung dengan serikat lain sebelumnya yang tidak terarah dan tidak ada pendidikan maupun ruang untuk menyusun rencana kolektif, akibatnya sering diintimidasi, menggarap lahan dengan penuh rasa takut sehingga penghasilan lebih sulit, dan saling curiga.
Oleh sebab itu, pembangunan sekretariat dan Saung Sawala menjadi keputusan tepat guna menyelesaikan problem internal. Infrastruktur tersebut tidak hanya berguna sebagai pendukung pengelolaan administrasi organisasi, tetapi bagi serikat petani bangunan tersebut ialah pusat untuk berkumpul, untuk membicarakan rencana-rencana kolektif ke depan, untuk menyusun strategi, dan untuk mendidik kader perempuan petani dan generasi muda. Dan manfaat lainnya Saung Sawala ini dapat digunakan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) oleh warga di Desa Langensari. Sebanyak 250 anggota PPSS terlibat dalam pembangunan sekretariat dan Saung Sawala menjadi bagian dari keswadayaan yang terus dipupuk oleh PPSS. Pendidikan Kader Reforma Agraria menggunakan ARAS yang disusun dan difasilitasi oleh KPA juga telah dilangsungkan untuk seluruh anggota juga bagi kelompok wanita tani sebagai kader perempuan PPSS. Pembangunan tersebut secara langsung memperkuat soliditas PPSS kembali, sekaligus menjawab tantangan untuk melahirkan kader-kader baru yang memiliki pemahaman terkait reforma agraria, pengorganisasian, strategi advokasi, dan pengetahuan lain yang berguna bagi serikat mereka. Program ini berdampak kepada 11.000 jiwa di Desa Langensari. Rinciannya meliputi 4.219 pria, 4.031 perempuan, dan 2.750 generasi muda.




