Program
Pelembagaan Ekonomi Komunitas
Organisasi Penanggung Jawab
Lokasi
Pendanaan Langsung
Periode
Mulai
Berakhir
Target
Status
Bagikan ke :
Koperasi Sebagai Strategi Memperkuat Ekonomi Kolektif Petani Aren di Buol Sulawesi Tengah
Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil dan Konservasi Sumber Daya Alam (LPMS-KSDA) Buol merupakan organisasi masyarakat sipil yang berdiri sejak tahun 2003 di Kota Palu. Lembaga ini didirikan oleh sejumlah mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan hidup, konservasi sumber daya alam, kebencanaan, tata ruang, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam menjalankan kegiatannya, LPMS-KSDA Buol fokus pada pengorganisasian masyarakat, penguatan kapasitas dalam pengurangan risiko bencana serta advokasi terhadap pelanggaran hak asasi manusia dan perampasan Wilayah Kelola Rakyat akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit skala besar yang dilakukan bersama Eksekutif Daerah Walhi Sulteng.
Salah satu wilayah dampingan LPMS KSDA Buol adalah kelompok tani aren Desa Potugu yang berada di Kecamatan Momunu Buol Sulawesi Tengah. Desa ini sudah lama dikenal sebagai sentra produksi gula aren yang dipasarkan ke berbagai daerah seperti Kabupaten Buol, Kabupaten Toli-Toli, Kota Palu hingga Provinsi Gorontalo melalui jaringan distribusi pemasaran yang sudah terbangun sejak lama. Berdasarkan data tahun 2024, Kecamatan Momunu memiliki jumlah penduduk sebanyak 17.503 jiwa yang terdiri atas 9.002 jiwa laki-laki dan 8.501 jiwa perempuan. Sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga.
Namun hingga saat ini masih ditemukannya petani gula aren yang kurang sejahtera. Hal ini disebabkan oleh panjangnya rantai distribusi pemasaran hasil produksi gula aren dan masih banyak petani gula aren yang menjual hasil produksinya bergantung kepada pengumpul atau perantara sehingga tidak memiliki posisi tawar harga yang adil bagi petani. Melihat situasi tersebut, LPMS-KSDA mendorong inisiatif pelembagaan ekonomi dalam bentuk koperasi sebagai strategi untuk memperkuat ekonomi kolektif petani aren dan untuk memberikan ruang konsolidasi bagi kelompok tani aren secara bersama-sama memperluas jangkauan distribusi pemasaran gula aren serta memastikan harga jual aren lebih adil bagi petani.
Inisiatif ini kemudian berhasil membentuk koperasi dan meningkatkan konsolidasi petani aren di 16 desa yang berada di Kecamatan Momunu dengan melibatkan 178 orang petani aren. Inisiatif ini juga berhasil meningkatkan pemahaman sekaligus daya tawar masyarakat terkait akses pasar secara langsung untuk produk gula aren. Koperasi yang dibentuk dijadikan sebagai wadah untuk mengumpulkan, menampung dan mendistribusikan hasil produksi gula aren secara langsung di pasar yang tersedia. Dari sisi penguatan kelembagaan koperasi, inisiatif ini berhasil meningkatkan pemahaman pengurus koperasi mengenai manajemen kelembagaan dan strategi pemasaran.
