TOTAL DANA 2023 - 2027

$750,000

Re-Granting - General Support - Institutional Support

TOTAL DANA AGUSTUS 2023 - JULI 2024

$250,000

Institutional Support

TOTAL DANA OKTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

General Support

TOTAL DUKUNGAN DANA $800,000

Agustus 2023 - September 2024 ( $300,000 )
Februari 2025 - Juli 2026 ( $500,000 )

Pendanaan Langsung ( Re-Granting )

TOTAL DUKUNGAN DANA 2023 - 2027

$1,050,000

Re-Granting - General Support

TOTAL DANA 2024 - 2026

$2,500,000

Re-Granting - Endowment
NF25_INF_DATA_KOM_S4109-W2025_PENGUATAN-KAPASITAS ( (8)
Program

Pelembagaan Ekonomi Komunitas

Organisasi Penanggung Jawab
WALHI
Lokasi
Sulawesi Tengah
Pendanaan Langsung
100,000,000
Periode
Mulai
01/06/2025
Berakhir
30/09/2025
Target
4. Model produksi, distribusi, dan konsumsi yang berkeadilan dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Masyarakat Adat, Petani, Nelayan, Perempuan, dan Generasi Muda
Status
Selesai

Bagikan ke :

Facebook
WhatsApp
X

Koperasi Sebagai Strategi Memperkuat Ekonomi Kolektif Petani Aren di Buol Sulawesi Tengah

Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil dan Konservasi Sumber Daya Alam (LPMS-KSDA) Buol merupakan organisasi masyarakat sipil yang berdiri sejak tahun 2003 di Kota Palu. Lembaga ini didirikan oleh sejumlah mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan hidup, konservasi sumber daya alam, kebencanaan, tata ruang, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam menjalankan kegiatannya, LPMS-KSDA Buol fokus pada pengorganisasian masyarakat, penguatan kapasitas dalam pengurangan risiko bencana serta advokasi terhadap pelanggaran hak asasi manusia dan perampasan Wilayah Kelola Rakyat akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit skala besar yang dilakukan bersama Eksekutif Daerah Walhi Sulteng.

Salah satu wilayah dampingan LPMS KSDA Buol adalah kelompok tani aren Desa Potugu yang berada di Kecamatan Momunu Buol Sulawesi Tengah. Desa ini sudah lama dikenal sebagai sentra produksi gula aren yang dipasarkan ke berbagai daerah seperti Kabupaten Buol, Kabupaten Toli-Toli, Kota Palu hingga Provinsi Gorontalo melalui jaringan distribusi pemasaran yang sudah terbangun sejak lama. Berdasarkan data tahun 2024, Kecamatan Momunu memiliki jumlah penduduk sebanyak 17.503 jiwa yang terdiri atas 9.002 jiwa laki-laki dan 8.501 jiwa perempuan. Sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga.

Namun hingga saat ini masih ditemukannya petani gula aren yang kurang sejahtera. Hal ini disebabkan oleh panjangnya rantai distribusi pemasaran hasil produksi gula aren dan masih banyak petani gula aren yang menjual hasil produksinya bergantung kepada pengumpul atau perantara sehingga tidak memiliki posisi tawar harga yang adil bagi petani. Melihat situasi tersebut, LPMS-KSDA mendorong inisiatif pelembagaan ekonomi dalam bentuk koperasi sebagai strategi untuk memperkuat ekonomi kolektif petani aren dan untuk memberikan ruang konsolidasi bagi kelompok tani aren secara bersama-sama memperluas jangkauan distribusi pemasaran gula aren serta memastikan harga jual aren lebih adil bagi petani.

Inisiatif ini kemudian berhasil membentuk koperasi dan meningkatkan konsolidasi petani aren di 16 desa yang berada di Kecamatan Momunu dengan melibatkan 178 orang petani aren. Inisiatif ini juga berhasil meningkatkan pemahaman sekaligus daya tawar masyarakat terkait akses pasar secara langsung untuk produk gula aren. Koperasi yang dibentuk dijadikan sebagai wadah untuk mengumpulkan, menampung dan mendistribusikan hasil produksi gula aren secara langsung di pasar yang tersedia. Dari sisi penguatan kelembagaan koperasi, inisiatif ini berhasil meningkatkan pemahaman pengurus koperasi mengenai manajemen kelembagaan dan strategi pemasaran.