
Program
Peningkatan Ekonomi Petani Indramayu melalui Pembangunan Koperasi Produsen
Organisasi Penanggung Jawab
Lokasi
Pendanaan Langsung
Periode
Mulai
Berakhir
Target
Status
Bagikan ke :
Serikat Tani Indramayu Memutus Ketergantungan pada Tengkulak
Dari tahun 1980 hingga tahun 2011, para petani yang tergabung dalam Serikat Tani Indramayu (STI) berupaya merebut kembali lahan yang diklaim oleh perhutani. Perjuangan itu membuahkan hasil yang baik. Para petani STI mampu melewati masa-masa yang penuh dengan ancaman, intimidasi, dan kriminalisasi.
Namun, setelah perjuangan untuk reklamasi usai, persoalan baru muncul. Para petani harus menghadapi para tengkulak sebagai perantara produk mereka ke pasar. Harga yang ditawarkan untuk para tengkulak tidak sebanding dengan jerih payah mereka. Masalahnya, untuk membawa langsung produk pertanian mereka kepada pasar, mereka tak mampu melakukannya. Jadinya, tidak ada jalan keluar lain selain bergantung pada tawaran tengkulak.
Dari masalah ketergantungan tersebut, para anggota STI bersepakat untuk mendirikan Koperasi Surya Cahaya Makmur. Koperasi itu memiliki peran untuk mendistribusikan produk pertanian para anggota, sekaligus memutus ketergantungan kepada tengkulak yang telah lama terjadi. Dengan adanya koperasi tersebut, produk padi petani STI dapat langsung terhubung dengan pembeli. Hasilnya harga yang ditawarkan jauh lebih baik ketimbang melalui tengkulak. Perubahan selain peningkatan kesejahteraan ekonomi anggota STI ialah mulai berkembangnya praktik pertanian berkelanjutan yang menggunakan pupuk organik dan teknik tanam yang lebih ramah lingkungan. Selain itu pemahaman anggota STI terkait pengelolaan dan peran koperasi juga semakin lebih baik. Secara dampak sosial, program ini memiliki implikasi terhadap 11.177 jiwa. Rinciannya meliputi 4.249 laki-laki, 4.134 perempuan, dan 2.794 generasi muda.




