Program
Sosialisasi pendidikan Adat dan Musyawarah Pendirian Sekolah Adat di Komunitas Tangkulowi
Organisasi Penanggung Jawab
Lokasi
Pendanaan Langsung
Periode
Mulai
Berakhir
Target
Status
Bagikan ke :
REVITALISASI TRADISI DAN BAHASA MASYARAKAT ADAT TANGKULOWI SULAWESI TENGAH
MELALUI SEKOLAH ADAT
Modernisasi dan terputusnya transfer ilmu lintas generasi berdampak terhadap generasi muda Masyarakat Adat Tangkulowi. Generasi muda Masyarakat Adat Tangkulowi kini jarang yang menggunakan bahasa daerah dalam keseharian. Tradisi luhur juga sudah mulai ditinggalkan. Sementara, nilai-nilai luhur terkait kebiasaan, kebudayaan, dan identitas kolektif terkandung dalam bahasa serta tradisi. Itu juga termasuk dengan nilai atau peran Masyarakat Adat Tangkulowi yang secara turun-temurun menjaga dan melindungi kawasan hutan lindung.
Pembangunan sekolah adat menjadi solusi bagi permasalahan itu. Sekolah adat itu diharapkan mampu melestarikan dan mengembangkan budaya serta tradisi dalam diri generasi muda. Jadilah para tetua dan anggota Masyarakat Adat Tangkulowi berembuk terkait rencana pembangunan sekolah adat. Mereka melakukan renovasi di balai pertemuan untuk membangun ruang khusus sekolah adat. Tim inti yang bertugas untuk mengelola sekolah adat juga sudah dibentuk.
Program pembangunan sekolah adat tersebut berdampak pada kelangsungan tradisi dan budaya Masyarakat Adat Tangkulowi. Program tersebut menjadi upaya strategis untuk mengatasi permasalahan berkurangnya penutur bahasa ibu dan melestarikan tradisi serta nilai-nilai lokal. Secara wilayah, program ini berimplikasi langsung pada wilayah adat Tangkulowi seluas 7.117 hektare.
