Program
Pembuatan dan Penjualan Perkakas Tradisional | Kerajinan Bambu | Pembuatan Kebun Sayuran (Sawi Hijau, Buncis, Tomat dan Cabai)
Organisasi Penanggung Jawab
Lokasi
Pendanaan Langsung
Periode
Mulai
Berakhir
Target
Status
Bagikan ke :
Penguatan Ekonomi Kolektif Kerajinan Perkakas Tradisional Tiga Kasepuhan Masyarakat Adat di Sukabumi Jawa Barat
Kampung Adat Kasepuhan Sinaresmi, Kasepuhan Ciptamulya, dan Kasepuhan Ciptagelar merupakan tiga masyarakat adat yang berada di kaki Gunung Halimun atau tepatnya di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Dalam kesehariannya, Masyarakat Adat ini masih mempertahankan nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun selama ratusan tahun. Istilah kasepuhan berasal dari kata sepuh yang berarti orang tua atau sesepuh, mencerminkan sistem kepemimpinan adat yang berlandaskan kebijaksanaan para leluhur dan tetap menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat hingga saat ini.
Sebagian Masyarakat Adat di tiga kasepuhan menggantungkan hidupnya sebagai petani. Sementara sebagian lainnya memilih untuk membuat kerajinan dari bahan tradisional. Namun dalam perjalanannya, ketiga kasepuhan Masyarakat Adat tersebut masih menemukan permasalahan mengenai belum optimalnya potensi pengelolaan sumber penghidupan tersebut. Padahal, jika potensi tersebut dikelola dengan baik bisa menunjang ekonomi Masyarakat Adat secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, ketiga Kasepuhan Sinar Resmi, Kasepuhan Cipta Mulya, dan Kasepuhan Ciptagelar berinisiatif untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber penghidupan yang melibatkan peran pemuda adat melalui pembuatan kerajinan perkakas tradisional dari bahan bambu dan pembuatan kebun sayuran untuk meningkatkan ekonomi kolektif Masyarakat Adat. hal ini juga sebagai upaya Masyarakat Adat untuk menunjang pengelolaan wilayah adatnya secara efektif dan berkelanjutan.
Hasilnya, Pemuda Adat Kasepuhan Sinaresmi memiliki peningkatan pengetahuan dan kepedulian terhadap pengelolaan wilayah adatnya. Sementara di Kasepuhan Ciptamulya, terjadi peningkatan produksi olahan kerajinan selain produk kerajinan bambu sedangkan di Kasepuhan Gelar Alam terjadi peningkatan pengetahuan kepada Pemuda Adat yang menumbuhkan rasa kepedulian pemuda adat untuk mengelola wilayahnya sendiri.
